lenkaed.com – PT BRI Asuransi Indonesia atau BRI Insurance meraih penghargaan bergengsi di sektor keuangan syariah.
Penghargaan tersebut diberikan pada ajang 6th Anniversary Indonesia 20 Syariah Awards.
BRI Insurance dinobatkan sebagai Top Sharia Business Unit – General Insurance.
Penghargaan ini diberikan atas kinerja unit bisnis syariah perusahaan yang dinilai konsisten.
Capaian tersebut memperkuat posisi BRI Insurance di industri asuransi nasional.
Perusahaan dinilai mampu menjawab kebutuhan pasar syariah yang terus berkembang.
Penghargaan ini juga mencerminkan pengakuan atas tata kelola dan inovasi produk syariah.
Penilaian dilakukan oleh panel independen dengan standar industri keuangan nasional.
Baca juga: “Hingga Akhir 2025, BSI Jual 2,18 Ton Emas”
Manajemen Nilai Penghargaan sebagai Penguatan Strategi
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
Ia menilai penghargaan ini sebagai bukti daya saing perusahaan.
“Pengakuan ini memperkuat posisi kami sebagai entitas yang adaptif terhadap kebutuhan pasar,” ujar Budi.
Menurutnya, unit syariah menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan perusahaan.
BRI Insurance melihat asuransi syariah sebagai segmen dengan potensi jangka panjang.
Pertumbuhan kelas menengah dan literasi keuangan syariah menjadi pendorong utama.
Penghargaan ini juga menjadi refleksi atas konsistensi pengembangan produk.
Perusahaan mengedepankan prinsip syariah, transparansi, dan perlindungan nasabah.
Dukungan terhadap Agenda Pembangunan Nasional
Budi menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah.
Sektor syariah dinilai memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai delapan persen.
Target tersebut didorong melalui penguatan sektor keuangan, termasuk ekonomi syariah.
Pengembangan unit bisnis syariah juga sejalan dengan misi Asta Cita.
Agenda tersebut tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2024–2029.
BRI Insurance menilai kontribusi sektor asuransi syariah semakin relevan.
Asuransi menjadi instrumen penting dalam pengelolaan risiko masyarakat dan usaha.
Dampak Positif bagi Industri Keuangan Syariah
Penghargaan ini diharapkan memberi dampak luas bagi industri keuangan syariah.
Kepercayaan publik terhadap produk asuransi syariah diharapkan meningkat.
BRI Insurance berkomitmen berkontribusi aktif dalam ekosistem keuangan syariah.
Perusahaan mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Penguatan industri asuransi syariah juga mendukung inklusi keuangan nasional.
Masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perlindungan sesuai prinsip syariah.
Dalam jangka panjang, industri yang sehat akan mendorong stabilitas ekonomi.
Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Komitmen Layanan dan Inovasi Berkelanjutan
Ke depan, BRI Insurance menegaskan komitmen untuk memperkuat reputasi perusahaan.
Fokus utama adalah pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Perusahaan berupaya konsisten memberikan layanan perlindungan kepada seluruh nasabah.
Pendekatan berbasis kebutuhan pelanggan menjadi landasan pengembangan produk.
“Penghargaan ini memberi semangat tambahan bagi kami,” kata Budi Legowo.
Ia menegaskan pentingnya fokus pada pencapaian target kinerja.
BRI Insurance juga menempatkan inovasi sebagai prioritas utama.
Transformasi digital terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan.
Kinerja Keuangan Tunjukkan Fondasi yang Kuat
Dari sisi keuangan, BRI Insurance mencatatkan kinerja positif.
Perusahaan membukukan laba bersih Rp467 miliar pada kuartal III 2025.
Profit margin tercatat sebesar 15 persen.
Hasil underwriting mencapai 31,23 persen.
Sementara itu, premi bruto yang dibukukan mencapai Rp3,12 triliun.
Capaian ini mencerminkan pengelolaan risiko yang solid.
Manajemen menilai kinerja tersebut menunjukkan fundamental perusahaan yang kuat.
Kondisi ini menjadi modal penting untuk ekspansi unit bisnis syariah.
Tantangan PSAK 117 dan Prospek Akhir Tahun
Meski kinerja positif, perusahaan menghadapi tantangan pencatatan akuntansi.
Penerapan PSAK 117 memengaruhi pengakuan laba perusahaan.
Dampak tersebut membuat kinerja hingga September sedikit di bawah RKA.
Namun, manajemen tetap optimistis terhadap prospek akhir tahun.
Penyesuaian strategi terus dilakukan untuk menjaga kinerja keuangan.
Fokus diarahkan pada efisiensi dan pertumbuhan berkualitas.
BRI Insurance menargetkan premi bruto di atas Rp4,5 triliun pada akhir 2025.
Target tersebut mencerminkan keyakinan terhadap pemulihan kinerja.
Peran Strategis Asuransi Syariah
Penghargaan unit bisnis syariah menegaskan arah strategis BRI Insurance.
Perusahaan memosisikan diri sebagai pemain penting di industri asuransi syariah.
Kombinasi kinerja keuangan dan pengakuan nasional memperkuat kredibilitas perusahaan.
Langkah ini meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan dan masyarakat.
Ke depan, asuransi syariah diperkirakan tumbuh seiring meningkatnya kesadaran publik.
BRI Insurance berpeluang mengambil peran lebih besar dalam ekosistem tersebut.
Dengan strategi adaptif dan tata kelola yang kuat, pertumbuhan berkelanjutan menjadi target utama.
BRI Insurance berkomitmen mendukung ekonomi nasional melalui sektor keuangan syariah.
Baca juga: “Tidak Sekedar Tanpa Bunga, Kenali Keunggulan Lain Layanan Perbankan di Bank Jakarta Syariah”




Leave a Reply