lenkaed – Chelsea dipaksa berbagi poin 2-2 dengan tuan rumah Qarabag pada matchday ke-4 Liga Champions di Stadion Tofiq Bahramov, Baku, Azerbaijan, Kamis dini hari WIB.
The Blues yang menurunkan banyak pemain muda sempat unggul lebih dulu melalui gol Estevao pada menit ke-16. Namun, Qarabag menunjukkan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan.
Pada babak kedua, Alejandro Garnacho tampil sebagai penyelamat Chelsea dengan gol penentu yang memastikan timnya tidak menelan kekalahan. Aksi ini mendapat sorotan karena menjadi momen krusial bagi tim yang banyak mengandalkan pemain muda.
Hasil imbang ini membuat Chelsea menempati posisi 10 klasemen sementara dengan tujuh poin, sama dengan Qarabag yang berada di peringkat 12, menurut laman UEFA. Persaingan di grup Liga Champions tetap ketat, dan setiap poin menjadi penting bagi kedua tim untuk peluang lolos ke babak selanjutnya.
Meski hasil ini bukan kemenangan, penampilan Garnacho memberi sinyal positif terkait kemampuan lini depan Chelsea muda dalam menghadapi tekanan pertandingan Eropa. Laga selanjutnya akan menjadi ujian penting untuk konsistensi mereka di fase grup.
“Baca juga : Bengkel Spesialis Kaki-Kaki Tawarkan Biaya Lebih Murah”
GARNACHO SAMAKAN SKOR, CHELSEA SERI 2-2 LAWAN QARABAG
The Blues unggul lebih dulu pada menit ke-16 melalui gol Estevao. Pemain muda Brasil itu melepaskan tembakan mendatar akurat yang gagal dihalau kiper Kochalski.
Qarabag kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-29. Leandro Andrade memanfaatkan bola rebound dengan sepakan keras kaki kanan, membuat Robert Sanchez hanya bisa memandang bola masuk gawang.
Tuan rumah balik unggul 2-1 pada menit ke-39 melalui penalti Marko Jankovic. Penalti diberikan setelah Jorrel Hato melakukan handball di area terlarang.
Chelsea akhirnya menyamakan skor pada menit ke-53 berkat Alejandro Garnacho. Winger Argentina yang masuk sebagai pengganti di babak kedua melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang.
Setelah gol Garnacho, Chelsea tampil lebih percaya diri. Pemain muda itu nyaris menjadi pahlawan kemenangan dengan tembakan first-time, namun berhasil diblok kiper Kochalski.
Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang. Hasil ini menuntut Chelsea bekerja lebih keras untuk memastikan tiket lolos dari fase grup Liga Champions.
Meskipun hanya meraih satu poin, penampilan Garnacho memberi sinyal positif bagi lini depan Chelsea muda, sementara Qarabag patut diapresiasi atas perlawanan gigihnya di kandang sendiri.
Pertandingan selanjutnya akan menentukan peluang Chelsea dalam perebutan posisi teratas grup, sekaligus menegaskan kesiapan pemain muda menghadapi tekanan kompetisi Eropa.
“Baca juga : Pakar Otomotif: Ganti Busi Mobil Harus Sekaligus Semua”




Leave a Reply