lenkaed.com – Pelita Jaya Basketball Jakarta melanjutkan start impresif mereka di Indonesian Basketball League 2026.
Tim asal ibu kota itu kembali meraih kemenangan meyakinkan pada pekan lanjutan kompetisi.
Bermain di GMSB Kuningan, Jakarta, Pelita Jaya menumbangkan Kesatria Bengawan Solo dengan skor 82-47.
Pertandingan tersebut digelar pada Minggu dan berlangsung dengan dominasi penuh tuan rumah.
Hasil ini membuat Pelita Jaya belum tersentuh kekalahan di musim reguler IBL 2026.
Mereka mencatatkan empat kemenangan dari empat pertandingan awal.
Performa konsisten ini memperkuat posisi Pelita Jaya sebagai salah satu kandidat juara.
Kemenangan atas Kesatria juga berdampak langsung pada posisi klasemen.
Pelita Jaya kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara.
Mereka mengoleksi delapan poin dari empat laga yang telah dijalani.
Sebaliknya, Kesatria Bengawan Solo masih belum menemukan performa terbaik.
Tim tersebut menelan kekalahan kelima secara beruntun musim ini.
Kesatria kini berada di peringkat kesembilan dengan koleksi lima poin.
Baca juga: “Ligamen Tangan Anthony Davis Cedera, Absen Lagi di NBA”
Pelita Jaya tampil agresif sejak tip-off pertama.
Mereka langsung menekan pertahanan Kesatria dengan tempo cepat.
Transisi serangan berjalan efektif sepanjang kuarter pembuka.
Kesatria kesulitan mengimbangi intensitas permainan tuan rumah.
Pelita Jaya unggul dalam rebound dan penguasaan area paint.
Keunggulan poin mulai tercipta sejak pertengahan kuarter pertama.
Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya tetap menjaga konsistensi permainan.
Rotasi pemain berjalan mulus tanpa menurunkan kualitas permainan.
Kesatria kembali kesulitan mencetak poin dari situasi terbuka.
Pelita Jaya tidak melepas satu kuarter pun kepada lawan.
Keunggulan skor terus melebar hingga jeda paruh pertandingan.
Kesatria mencoba bangkit pada paruh kedua.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil signifikan.
Pertahanan Pelita Jaya tampil solid dan disiplin.
Pada kuarter keempat, Kesatria hanya mampu mencetak tujuh poin.
Angka tersebut mencerminkan rapatnya pertahanan Pelita Jaya.
Skor akhir pun berakhir jauh dengan margin 35 poin.
Dominasi ini menegaskan kesiapan Pelita Jaya menghadapi persaingan musim ini.
Mereka menunjukkan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.
Center Pelita Jaya, Jeffree Withey, menjadi figur kunci dalam kemenangan ini.
Pemain asal Amerika Serikat itu mendominasi area bawah ring.
Ia mencatatkan 22 rebound sepanjang pertandingan.
Selain rebound, Withey juga menyumbang 12 poin dan satu assist.
Kontribusinya membuat Kesatria kesulitan mendapatkan peluang second chance.
Pertahanan interior Pelita Jaya pun terlihat sangat kokoh.
Usai pertandingan, Withey menyoroti pentingnya kemenangan tersebut.
“Kemenangan ini sangat penting bagi kami,” ujar Withey.
Ia menekankan aspek chemistry dalam tim.
“Kami terus membangun chemistry untuk mencapai target akhir musim,” lanjutnya.
Withey juga memberikan pandangannya mengenai performa Kesatria.
Ia menilai Kesatria sebenarnya memiliki kualitas tim yang baik.
Namun, hasil di lapangan belum berpihak kepada mereka.
“Setahu saya mereka adalah tim bagus,” kata Withey.
Ia mengaku terkejut dengan performa Kesatria musim ini.
“Saya tidak tahu kenapa mereka kesulitan musim ini,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan rasa hormat terhadap lawan.
Namun, Pelita Jaya tetap fokus pada permainan sendiri.
Di kubu Kesatria, hanya dua pemain mencetak dua digit poin.
Kentrell Barkley menjadi pemain paling produktif.
Ia mencatatkan 14 poin, 17 rebound, dan satu assist.
Rashad Vaughn juga menyumbang 14 poin untuk Kesatria.
Ia menambahkan sembilan rebound sepanjang pertandingan.
Kontribusi keduanya belum cukup mengangkat performa tim.
Minimnya dukungan dari pemain lain menjadi kendala besar.
Kesatria kerap kehilangan momentum saat mencoba mengejar ketertinggalan.
Pelita Jaya menjadi salah satu dari tiga tim tak terkalahkan.
Dua tim lain adalah Satria Muda Pertamina Bandung dan Bogor Hornbills.
Persaingan papan atas IBL 2026 pun semakin menarik.
Konsistensi Pelita Jaya menjadi modal penting ke depan.
Mereka menunjukkan kedalaman skuad dan disiplin permainan.
Target juara tetap menjadi fokus utama tim.
Pada laga berikutnya, Pelita Jaya akan bertandang ke Medan.
Mereka dijadwalkan menghadapi Rajawali Medan pada Rabu, 28 Januari.
Laga tandang ini menjadi ujian konsistensi berikutnya.
Sementara itu, Kesatria akan kembali ke Solo.
Mereka akan menjamu Satya Wacana Salatiga pada Jumat, 30 Januari.
Kesatria juga dijadwalkan menghadapi Tangerang Hawks pada Minggu, 1 Februari.
Kemenangan telak atas Kesatria mempertegas kekuatan Pelita Jaya musim ini.
Rekor tak terkalahkan menjadi bukti kesiapan mereka bersaing di papan atas.
Performa solid dan chemistry tim menjadi fondasi utama.
Jika tren positif ini berlanjut, Pelita Jaya berpeluang besar melangkah jauh.
IBL 2026 pun diprediksi menyajikan persaingan ketat hingga akhir musim.
Baca juga: “Pelatih Satya Wacana Beberkan Penyebab Kekalahan Lawan Pelita Jaya”




Leave a Reply