lenkaed –Presiden LaLiga, Javier Tebas, menilai Lamine Yamal gagal meraih Ballon d’Or 2025 karena faktor usia. Tebas yakin bintang muda Barcelona itu memiliki potensi besar untuk memenangkan penghargaan prestisius di masa depan.
“Kalau saja dia lebih dari 23 tahun, dia akan menang juga, saya yakin, tetapi karena dia lebih muda, mereka memberinya penghargaan yang lain, Kopa Trophy,” ujar Tebas, dikutip dari ESPN pada Rabu. Pernyataan ini menegaskan keyakinan LaLiga terhadap kualitas Yamal meski usianya masih muda.
Dalam ajang Ballon d’Or 2025, Yamal finis di urutan kedua. Pemain muda ini kalah dari Ousmane Dembele, yang membawa Paris Saint-Germain meraih treble winner musim lalu. Posisi kedua Yamal tetap dianggap prestasi luar biasa mengingat usianya yang baru 17 tahun saat kompetisi berlangsung.
“Baca Juga : Ekspansi Remala Abadi di Jaringan Serat Optik”
Yamal telah tampil mengesankan bersama Barcelona musim 2024–2025, mencatatkan 12 gol dan 8 assist di LaLiga. Statistik ini menunjukkan kontribusinya yang signifikan bagi tim, terutama sebagai pemain muda yang baru menembus skuad utama. Penghargaan Kopa Trophy pun menegaskan pengakuan internasional terhadap bakat dan potensinya.
YAMAL BAWA PULANG KOPA TROPHY, LAPORTA YAKIN MOTIVASI PEMAIN SEMAKIN TERBANGUN
Meskipun gagal meraih Ballon d’Or 2025, Lamine Yamal berhasil membawa pulang Kopa Trophy, penghargaan untuk pemain terbaik di bawah usia 21 tahun. Prestasi ini menegaskan bakat luar biasa pemain muda Barcelona tersebut.
Presiden Barcelona, Joan Laporta, menilai keberhasilan tim meraih Liga Champions menjadi faktor pembeda dalam penentuan Ballon d’Or tahun ini. “Saya kira juara Liga Champions punya bobotnya sendiri. Kami berharap Raphinha, Lamine, dan Pedri yang masuk nominasi dapat menunjukkan performa terbaik,” ujar Laporta.
Laporta menekankan bahwa finis kedua di Ballon d’Or justru akan memacu motivasi Yamal. “Saya yakin finis kedua hanya akan memotivasi Lamine. Dia seorang juara dengan ambisi yang sehat,” imbuhnya. Pernyataan ini menunjukkan keyakinan klub terhadap potensi Yamal untuk meraih penghargaan prestisius di masa depan.
“Baca Juga : Tali Apple Watch yang Aman dari Bahan Kimia”
Musim 2024–2025, Yamal mencatatkan 12 gol dan 8 assist di LaLiga, serta memberikan kontribusi signifikan di Liga Champions. Statistik ini menegaskan peran pentingnya dalam keberhasilan Barcelona menjuarai kompetisi Eropa. Penghargaan Kopa Trophy menjadi pengakuan internasional terhadap performa dan potensi jangka panjang Yamal.




Leave a Reply