Shin Tae-yong Matangkan Persija di Bangkok
lenkaed.com – Shin Tae-yong Matangkan Persija Jakarta menjalani pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim 2026/2027. Program ini menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk membangun kondisi fisik, kekompakan, dan sistem permainan tim secara lebih terstruktur.
Pemusatan latihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga pekan, mulai 27 Juli hingga 16 Agustus 2026. Shin Tae-yong menempatkan agenda ini sebagai tahapan penting untuk meningkatkan kesiapan Persija sebelum kompetisi resmi dimulai.
BACA JUGA : Bahas RUU Kewarganegaraan Ganda, PDIP Usulkan Pansus
Shin Tae-yong Matangkan Program Latihan Secara Bertahap
Sebelum memasuki fase pemusatan latihan, Shin Tae-yong lebih dahulu membangun fondasi fisik pemain. Latihan perdana Persija pada 14 Juli 2026 difokuskan pada peningkatan kondisi fisik dan proses adaptasi skuad.
Shin menilai aspek fisik menjadi dasar untuk menjalankan permainan dengan intensitas tinggi. Setelah kondisi pemain meningkat dan skuad semakin lengkap, materi taktikal akan diberikan secara lebih intensif.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Shin tidak hanya mengejar kebugaran pemain. Ia juga ingin membentuk sistem permainan yang dapat dijalankan secara konsisten sepanjang pertandingan.
Bangkok Jadi Bagian dari Persiapan Taktik Persija
Dalam pemusatan latihan di Thailand, Persija tidak hanya menjalani latihan fisik. Shin Tae-yong juga menyiapkan materi taktik dan rencana pertandingan uji coba untuk menguji perkembangan tim.
Shin sebelumnya menyebut program TC akan diisi latihan fisik dan taktik. Pada periode akhir, Persija direncanakan menjalani sekitar tiga sampai empat pertandingan uji coba.
Laga uji coba tersebut penting untuk melihat penerapan sistem permainan dalam situasi pertandingan. Shin dapat mengevaluasi komunikasi antarpemain, transisi permainan, organisasi pertahanan, serta efektivitas serangan.
Shin Ingin Persija Bermain Intens dan Terstruktur
Shin Tae-yong memiliki gambaran permainan yang ingin diterapkan bersama Persija. Ia menginginkan tim dengan mobilitas tinggi dan pemain yang mampu bergerak sebagai satu kesatuan.
Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan sistem. Menurut Shin, permainan dengan intensitas tinggi membutuhkan pemain yang memahami tugas serta struktur tim secara konsisten.
Penerapan konsep tersebut membutuhkan waktu karena pemain harus memahami pola permainan dalam berbagai situasi. Karena itu, masa pramusim menjadi periode penting bagi Shin untuk menyelaraskan karakter setiap pemain dengan kebutuhan tim.
Skuad Lengkap Menjadi Faktor Penting
Persija sempat menjalani latihan awal tanpa seluruh pemain. Beberapa anggota skuad masih menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia sehingga Shin harus menyesuaikan materi latihan dengan pemain yang tersedia.
Kondisi tersebut membuat proses adaptasi berlangsung secara bertahap. Kehadiran seluruh pemain akan membantu Shin menentukan komposisi terbaik sekaligus menguji penerapan sistem secara lebih menyeluruh.
Selain pemain senior, Shin juga memiliki kesempatan melihat perkembangan pemain muda. Persiapan pramusim dapat menjadi momentum untuk menilai kemampuan mereka dalam memenuhi tuntutan permainan yang diinginkan.
Pernyataan Shin Tae-yong tentang Persiapan Persija
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa program Persija disusun secara sistematis. Ia ingin membangun stamina dasar terlebih dahulu sebelum memperbesar porsi latihan taktik.
“Pertama-tama tentunya fisik atau stamina dasar. Setelah latihan fisik, di sisa waktu yang ada kami akan melakukan latihan taktik tim,” ujar Shin Tae-yong dalam pernyataan yang dikutip Persija.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Shin memandang persiapan tim sebagai proses berjenjang. Setiap tahap harus memiliki fondasi yang cukup sebelum Persija meningkatkan tuntutan permainan.
Persija Bersiap Menatap Musim 2026/2027
Pemusatan latihan di Thailand menjadi salah satu tahap penting dalam proyek Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta. Fokusnya tidak hanya membangun kebugaran, tetapi juga memperjelas identitas permainan dan meningkatkan pemahaman taktik.
Setelah menjalani rangkaian latihan dan uji coba, Persija diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai komposisi pemain serta sistem yang akan digunakan. Hasil dari proses tersebut akan menjadi modal penting menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
BACA JUGA : Gangguan Kesehatan Paru-Paru akibat Kurang Tidur
Dengan persiapan yang dilakukan secara bertahap, Shin Tae-yong memiliki ruang untuk mematangkan taktik Persija sekaligus membangun tim yang lebih disiplin, solid, dan siap bermain dengan intensitas tinggi.