lenkaed.com – Kegiatan olahraga wisata Talao Beach Run menjadi simbol kebangkitan pariwisata Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Ajang lari tersebut digelar di kawasan wisata Talao Pauh pada Minggu pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh CV Prodesse Cipta Karya dengan dukungan pemerintah daerah.
Talao Beach Run hadir setelah Pariaman terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.
Bencana tersebut sempat menurunkan kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan olahraga wisata, pemerintah berharap kepercayaan wisatawan kembali tumbuh.
Event ini juga menjadi momentum awal pemulihan sektor pariwisata lokal.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebut kegiatan ini berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia menilai Talao Beach Run mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar lokasi wisata.
Selain itu, event ini kembali mempromosikan daya tarik alam Kota Pariaman.
Menurut Yota Balad, Talao Beach Run bukan sekadar lomba lari.
Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan keindahan Talao Pauh kepada masyarakat luas.
Kawasan Talao Pauh dikenal sebagai salah satu objek wisata unggulan Pariaman.
Baca juga: “Ligamen Tangan Anthony Davis Cedera, Absen Lagi di NBA”
“Dengan kegiatan ini, wisata Pariaman kembali ramai dikunjungi,” ujar Yota Balad.
Ia menekankan pentingnya promosi berkelanjutan setelah bencana melanda daerah tersebut.
Sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terdampak bencana hidrometeorologi.
Yota menilai kebangkitan pariwisata harus dilakukan secara kolektif.
Pemerintah, komunitas, dan pelaku usaha perlu bergerak bersama.
“Kita harus bangkit bersama agar ekonomi kembali membaik,” katanya.
Yota Balad menjelaskan Talao Beach Run menjadi kegiatan olahraga wisata pembuka di Pariaman.
Ia berharap event serupa dapat digelar secara rutin oleh berbagai pihak.
Komunitas olahraga dan pelaku event didorong untuk memanfaatkan potensi wisata daerah.
Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen mendukung kegiatan positif tersebut.
Sepanjang 2026, pemerintah akan menggelar berbagai agenda pariwisata.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan regional.
Fokus utama pemerintah adalah pemulihan ekonomi masyarakat.
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi sasaran utama kebijakan tersebut.
Kegiatan wisata diyakini mampu menciptakan efek ganda bagi perekonomian lokal.
Talao Beach Run 2026 menghadirkan beberapa kategori peserta.
Kategori pelajar diperuntukkan bagi usia 10 hingga 15 tahun.
Kategori ini hanya menempuh jarak lima kilometer.
Kategori umum dibuka untuk peserta berusia 17 tahun ke atas.
Peserta umum dapat memilih jarak lima kilometer atau sepuluh kilometer.
Pembagian kategori ini bertujuan menjangkau berbagai kalangan masyarakat.
Rute lomba dirancang melewati sejumlah titik strategis Pariaman.
Rute lima kilometer dimulai dari Talao Pauh menuju Simpang Amadin.
Peserta kemudian melintasi Pauh, Simpang Akper, dan finis di Talao Pauh.
Sementara itu, rute sepuluh kilometer memiliki lintasan lebih panjang.
Peserta bergerak dari Talao Pauh menuju Simpang Amadin.
Lintasan dilanjutkan ke Simpang Empat Jati dan By Pass.
Peserta kemudian melewati kawasan Penangkaran Penyu.
Garis finis tetap berada di kawasan Talao Pauh.
Rute ini sekaligus memperkenalkan berbagai destinasi wisata Pariaman.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Pariaman telah menyusun kalender event pariwisata 2026.
Sebanyak 43 kegiatan direncanakan berlangsung sepanjang tahun tersebut.
Agenda ini disusun bersama komunitas dan berbagai pemangku kepentingan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Ferialdi, menyampaikan hal tersebut.
Ia mengatakan koordinasi dilakukan dengan banyak pihak di daerah.
Pihak tersebut meliputi organisasi perangkat daerah dan instansi vertikal.
Pemerintah juga melibatkan perguruan tinggi dan komunitas lokal.
Universitas Sumatera Barat menjadi salah satu mitra dalam penyusunan agenda.
Seluruh kegiatan akan dimasukkan ke dalam kalender resmi event Pariaman.
Menurut Ferialdi, 43 kegiatan tersebut terbagi dalam beberapa kategori.
Kategori tersebut meliputi seni, budaya, dan olahraga.
Ia optimistis kegiatan tersebut mampu menarik wisatawan dalam jumlah besar.
Talao Beach Run menjadi langkah nyata pemulihan pariwisata Pariaman pasca-bencana.
Event ini menunjukkan sinergi antara olahraga, wisata, dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah berharap kegiatan serupa terus berlanjut di masa mendatang.
Dengan kalender event yang terencana, Pariaman menatap 2026 dengan optimisme.
Promosi wisata berkelanjutan diyakini mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan.
Pariaman pun berupaya bangkit sebagai kota wisata unggulan di Sumatera Barat.
Baca juga: “Antusias Tinggi, Peserta Waru Turi Fun Run 2026 Tembus 1.200 Pelari”




Leave a Reply