RUPSLB Tunjuk Heru Jadi Dirut Baru Bank Sumut

RUPSLB Tunjuk Heru Jadi Dirut Baru Bank Sumut

lenkaed –  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Sumut. Rapat tersebut sepakat menunjuk Heru Mardiansyah sebagai Direktur Utama (Dirut) baru Bank Sumut, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat pejabat lain.

Bobby menjelaskan, pengumuman komposisi direksi baru dibacakan dan didengar seluruh pemegang saham dalam RUPSLB yang berlangsung di Medan, Senin. Penetapan Heru Mardiansyah akan efektif setelah melewati proses uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain Dirut, RUPSLB juga menetapkan tiga direksi baru lainnya. Sandhy Sofian ditunjuk sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional, Presley Hutabarat sebagai Direktur Keuangan, dan Irwansyah Tuwareh Dongoran sebagai Direktur Bisnis dan Syariah. Sebelumnya, Irwansyah menjabat sebagai Pemimpin Divisi Penyelamatan Kredit Bank Sumut.

Gubernur Bobby menambahkan, beberapa posisi lainnya tetap aktif hingga masa jabatan mereka habis, termasuk Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Arieta yang berakhir Januari 2026, serta Direktur Kepatuhan Eksir.

Selain itu, Direktur Bisnis dan Syariah sebelumnya, Syafrizalsyah, diberhentikan dengan hormat efektif hari ini. Keputusan ini dilakukan sebagai bagian dari penataan manajemen untuk memperkuat tata kelola dan kinerja Bank Sumut ke depan.

Langkah ini menegaskan peran gubernur sebagai pemegang saham pengendali dalam memastikan direksi Bank Sumut profesional dan siap mendorong pertumbuhan perbankan daerah. Proses uji kelayakan OJK diharapkan rampung dalam waktu dekat sehingga struktur manajemen baru dapat langsung bekerja memaksimalkan kinerja bank.

“Baca juga : Bucin dalam Hubungan: Wajar atau Tanda Cinta Tidak Sehat?”

Reposisi Direksi Bank Sumut Jadi Strategi Perkuat Fondasi dan Pertumbuhan BPD

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Afif Nasution menegaskan reposisi dan penyegaran manajemen Bank Sumut sebagai langkah strategis memperkuat fondasi bank.Menurut Bobby, penyegaran manajemen termasuk penggantian Direktur Bisnis dan Syariah Syafrizalsyah, merupakan bagian dari upaya memastikan bank tetap solid dan berorientasi pertumbuhan.

“Kalau Pak Syafrizalsyah, kita lakukan penyegaran,” jelas Bobby. Ia menambahkan, langkah ini bertujuan memperkuat tata kelola serta kesiapan Bank Sumut menghadapi tantangan ekonomi regional.

Sebagai bank pembangunan daerah (BPD), Bank Sumut diharapkan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Reposisi direksi menjadi bagian dari strategi agar bank lebih sehat dan efisien.

Bobby menekankan, perubahan susunan komisaris dan direksi, perubahan nomenklatur, serta penambahan modal dilakukan agar bank tetap sesuai regulasi dan siap mendukung pembangunan daerah.

“Perubahan ini adalah langkah memastikan Bank Sumut tetap sejalan dengan regulasi dan mampu tumbuh lebih sehat. Ini komitmen pemegang saham,” ujar Bobby.

Komisaris Utama Bank Sumut Firsal Ferial Mutyara menambahkan, keempat jajaran direksi baru telah ditunjuk dan dijadwalkan mulai menjabat pada awal Februari 2026.

“Mereka sudah ditunjuk, tapi masih harus menunggu hasil fit and proper test dari OJK,” kata Firsal. Proses ini penting untuk memastikan kelayakan dan kepatutan direksi sebelum resmi bekerja.

“Baca juga : 9 Jenis Ikan Terbaik untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *